PENATARAN PPBN DI PONDOK PESANTREN AL INAYAH KOTA CILEGON


ppbn alinayahaaa

Korem 064/MY menyelenggarakan kegiatan Penataran Pendidikan Pendahuluan Bela Negara bertempat di Pondok Pesantren Al-Inayah Jl. A.Sadeli Karang Asem Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Selasa (24/9). Bertindak selaku Irup adalah Wakil Walikota Cilegon Bp. Edi Ariadi. Dalam amanatnya Wakil Walikota Cilegon mengatakan, bahwa membela dan mempertahankan negara merupakan hak sekaligus kewajiban Warga Negara sesuai dengan yang diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 30 tentang Bela Negara. Selanjutnya dalam pasal 9 UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara juga disebutkan bahwa keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara, antara lain diselenggarakan melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Salah satu bentuk pendidikan tersebut adalah melalui PPBN di 3 lingkungan yaitu lingkungan pemukiman, lingkungan pekerjaan dan lingkungan pendidikan, termasuk di dalamnya lingkungan Pondok Pesantren.
Kegiatan kali ini dilaksanakan yang kedua kalinya pada tahun 2013, setelah sebelumnya bertempat di Pondok Pesantren Manahijussadat Lebak Banten, dengan mengambil tema “Melalui PPBN bagi Santri di Lingkungan Pontren kita Wujudkan Santri yang memiliki Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air dan Berbudi Pekerti yang luhur”. Adapun tujuan kegiatan PPBN ini adalah agar para santri memiliki kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, yakin akan Pancasila, kemampuan awal bela negara, serta para santri dapat mengembangkan budi pekerti luhur (karakter yg unggul) dalam menghadapi tantangan jaman. Selama kegiatan para santri akan menerima materi, berupa : ceramah dan diskusi tentang bela negara, pelatihan pengembangan diri, PBB, Pembinaan jasmani, outbond, renungan malam dan pemutaran film perjuangan.
Danrem 064/MY Kolonel Inf Dedy Kusmayadi pada pembekalan di Aula Pondok Pesantren Al-Inayah, mengatakan bahwa pondok pesantren dipilih sebagai sasaran PPBN dilandasi oleh beberapa pertimbangan, antara lain berdasarkan data yang ada, di Indonesia terdapat tidak kurang dari 17 Ribu Pondok Pesantren dengan jumlah santri mencapai 5 juta orang. Dari jumlah tersebut, diantaranya adalah para santri yang menimba ilmu di Pontren Al-Inayah. Data tersebut terlihat jelas bahwa pontren memiliki potensi yang sangat besar, dan memiliki posisi yang strategis dalam penyiapan sumber daya manusia di Indonesia. Dengan demikian, maka tidak berlebihan bila kemudian PPBN dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren.
Selanjutnya, PPBN juga menjadi semakin penting untuk dikembangkan di lingkungan pontren yang sangat kuat dengan ajaran agama Islam. Karena pada hakekatnya, prinsip dan nilai-nilai yang diajarkan dalam PPBN, sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip dan nilai-nilai ajaran Islam. Justru keduanya berjalan dalam keselarasan satu dengan yang lain. Dasar Negara Pancasila, misalnya, sekalipun tidak menghadirkan Islam secara simbolik dan formalistik, namun sangat mengedepankan nilai-nilai Islam yang substantif, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Keadilan sosial dan musyawarah. Sungguh kita memiliki dasar Negara yang sangat Islami.
Pada kesempatan tersebut, Danrem mengajak semua elemen untuk bersama-sama mengembangkan dan menegakkan nilai-nilai dasar dalam kehidupan bernegara, atau sering disebut dengan 4 Pilar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Inilah nilai-nilai dasar yang paling tepat dan sesuai dengan Negara kita yang sangat beragam, sangat pluralistik. Mari kita junjung tinggi semua nilai dasar yang tidak saja telah terbukti mampu mengantarkan Negara kita meraih kemerdekaan, tetapi juga Insya Allah akan mengantarkan kita semua kepada masyarakat yang aman, adil makmur, dan selalu mendapatkan keampunan Allah SWT, Baldatun toyyibatun warabbun ghafur.
Pelaksanaan upacara pembukaan penataran PPBN berjalan dengan tertib dan lancar. Dilanjutkan dengan pembekalan Danrem 064/MY kepada para peserta penataran PPBN. Penataran PPBN tersebut akan diikuti oleh sejumlah 200 orang santriwan dan santriwati pondok pesantren Al-Inayah, yang dilaksanakan selama 3 hari. Hadir pada upacara pembukaan Danrem 064/MY Kolonel Inf Dedy Kusmayadi, Sekda Prov Banten H. Muhadi, Danlanal Banten Kolonel Laut Eko Yuri A, Mewakili Kapolda Banten Kombes Pol Umardani, Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan, Unsur pimpinan daerah Kota Cilegon, para pejabat sipil, TNI, dan Polri se-wilayah Kota Cilegon, FSPP, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Banten seperti H.Embay Mulya Syarif dan H.Nadjmudin Busro dan Pimpinan Pontren wilayah Kota Cilegon, Para Dandim, Para Kasi dan Kabalak Aju Korem 064/MY. (Penrem 064/MY)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: