KAKESBANGPOL PROVINSI BANTEN MENUTUP SECARA RESMI PENATARAN PENDIDIKAN BELA NEGARA DI PONTREN AL-ISLAM CIPOCOK SERANG BANTEN


Kakesbangpol prov banten, Kasrem dan undangan memberikan ucapan selamat

Kegiatan PPBN yang baru selesai para santri ikuti ini, merupakan salah satu tahapan pembinaan dalam konteks menyiapkan kader-kader bela Negara di lingkungan masyarakat, dengan bertambahnya kuantitas dan kualitas kader bela Negara, diharapkan akan memberikan kontribusi bagi upaya menciptakan ketahanan, terutama di lingkungan pondok pesantren. Keberadaan para santri yang merupakan bagian dari lingkungan masyarakat pondok pesantren, menjadi semakin memiliki nilai tambah karena telah mengikuti pendidikan pendahuluan bela Negara. Dengan demikian diharapkan para santri dapat menjadi teladan dan panutan bagi rekan-rekan santri di pondok pesantren lainnya, maupun bagi masyarakat umum, terutama dalam menerapkan sikap disiplin, tanggungjawab, kecintaan dan kesadaran terhadap upaya bela Negara.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Bpk Ir. H. Ubaidillah .AS dalam amanatnya pada upacara Penutupan Penataran PPBN di Pondok Pesantren Al-Islam Cipocok Serang Banten, Kamis (11/10). Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan, S.Sos, Wadanyon Grup 1 Kopassus Mayor Inf Agus S, Para pejabat Kesbangpol Banten dan Kasi Ter Korem Letkol Inf Sutanri Munawi dan Para Kabalak Aju Korem 064/MY
Lebih lanjut Kakesbangpol mengatakan, bahwa upaya kongkrit untuk menumbuhkan kesadaran bela negara ini perlu terus dibangun dalam berbagai lingkungan kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan Pondok Pesantren. Dengan demikian, hak dan kewajiban bela negara tersebut, benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik oleh setiap warga negara, agar negara kita ini dapat menjamin tetap tegak, utuh, dan bersatunya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehingga para dapat menjadi kader yang mampu mengembangkan PPBN di lingkungan Pesantren masing-masing. Selain itu, pengetahuan dan keterampilan selama mengikuti PPBN ini dapat membekali para Santri sebagai generasi penerus yang akan menerima estafet kepemimpinan bangsa dan negara di masa depan.
Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan, usai kegiatan penutupan PPBN menyampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Islam yang telah memberikan waktu dan tempat untuk melaksanakan kegiatan PPBN ini. Selanjutnya Kasrem mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting untuk para santri, karena dengan adanya Tar PPBN ini, para santri mendapatkan bekal yang berharga dalam penanaman semangat kebangsaan dan bela Negara. Lebih lanjut Kasrem menyampaikan bahwa kegiatan berikutnya masih akan dilaksanakan di 2 pondok pesantren, yaitu di Pondok pesantren Nurul Mursyidah Pandeglang dan Pondok Pesantren Nurul Fikri Cinangka.
Dalam kegiatan Tar PPBN yang telah dilaksanakan selama 3 hari di Pontren Al-Islam Cipocok Serang Banten yang diikuti oleh 200 orang santriwan dan santriwati, terdiri dari 170 orang siswa Pondok pesantren Al-Islam, 20 orang siswa pondok pesantren Darul Falah dan 10 orang siswa pondok pesantren Al-Fathaniyah. Para santri ini telah menerima materi pembekalan berupa : Materi Sejarah Perjuangan Bangsa, 4 Pilar Kebangsaan, Peran Pondok Pesantren di Era Globalisasi, Kerukunan Antar Umat Beragama, Kepemimpinan, Kewirausahaan, Pengetahuan Kesehatan, Bahaya Narkoba dan Pemutaran Film Perjuangan. Disamping pembekalan materi teori, para peserta melaksanakan kegiatan berupa : Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan, Olah Raga / Outbond, Kegiatan Renungan Suci dengan narasumber dari Polda Banten, FSPP (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren), FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Denkesyah, serta pembina dari TNI-Polri (yang terdiri dari Kowad, Kowal dan Polwan).
Pada kesempatan acara penyampaian kesan dan pesan, salah satu siswi Pondok Pesantren Al-Fathaniyah yaitu Shadiqoh menyampaikan kesannya bahwa pada awalnya merasa takut dan tak sanggup untuk mengikuti kegiatan, tetapi pada akhirnya dia merasa senang karena semua kegiatan pembinaan yang diberikan oleh pembina adalah untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara. Saya merasa mendapatkan didikan berbagai hal yang berguna dan merasa bahagia, karena setiap hari dapat berjumpa dan berkumpul bersama dengan semua saudara yang belajar di pondok pesantren Al-Islam. saya merindukan kegiatan ini dapat dilaksanakan pada pondok pesantren yang lain, agar teman-teman yang lain mendapatkan manfaat yang sama pula yaitu semangat kecintaan akan tanah air.
Upacara penutupan Tar PPBN di Pontren Al-Islam Cipocok Serang Banten ini menandai berakhirnya kegiatan Tar PPBN, dengan penanggalan tanda peserta dan Pembina, serta penyerahan sertifikat yang diberikan kepada perwakilan peserta. Usai kegiatan upacara, ditampilkan demonstrasi bela diri dari Para peserta berupa Pencak Silat dari Ponpes Al-Islam dan penampilan Yonif 320/BP berupa beladiri Yong Modo. (Penrem 064/MY)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: