SARESEHAN KOREM 064/MY” UPAYA MENANGKAL ANCAMAN TERORISME DAN BAHAYA LATEN KOMUNIS DI BANTEN “


Danrem 064/MY sedang memberikan sambutan

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-67 TNI Tahun 2012, Korem 064/MY menggelar Saresehan dan Dialog Interaktif. Acara yang dilaksanakan di Lapangan Makorem 064/MY, Jl. Maulana Yusuf No. 9 Serang Banten, Rabu (3/10) ini, dihadiri oleh Danrem 064/MY Kolonel Inf Joko Warsito, Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan, S.Sos, Para Dandim jajaran Korem, Ka Balak Aju Korem dan sekira 200 orang perwira dan perwakilan prajurit jajaran TNI di Banten, para purnawirawan, Pepabri, LVRI, FKPPI dan PPM.

Saresehan yang mengangkat tema “Upaya menangkal ancaman terorisme dan bahaya laten komunis di Banten” ini menghadirkan 2 (dua) narasumber diantaranya, Bapak H. Embay Mulya Syarif dan Drs. Alpian Tanjung.

Danrem 064/MY dalam sambutannya mengharapkan melalui kegiatan saresehan yang digelar ini dapat menyatukan persepsi dan kesamaan langkah dalam menangkal ancaman terorisme dan bahaya laten komunisme di wilayah Banten. Tentang ancaman terorisme, Danrem menyampaikan beberapa hal yang masih memerlukan perhatian, diantaranya : penegakan hukum terhadap penanggulangan terorisme masih perlu ditingkatkan, teroris mudah memanfaatkan kualitas SDM masyarakat yang masih rendah untuk digalang menjadi simpatisan atau pelaku bom bunuh diri, kepedulian masyarakat agar selalu waspada terhadap terorisme masih lemah, kemampuan aparat untuk mendeteksi, menangkal, mencegah, menangkap tokoh teroris masih belum optimal.

Sementara kewaspadaan terhadap bahaya laten Komunis itu sangat penting, apalagi pada era demokratisasi sekarang ini, yang oleh sementara orang diklaim sebagai era kebebasan yang membuka peluang setiap orang bebas melakukan apa saja tanpa mempedulikan orang lain. Setiap orang bebas memutarbalikkan fakta demi kepentingannya. Era kebebasan yang kebablasan ini telah dimanfaatkan oleh orang-orang komunis atau simpatisannya untuk menghidupkan kembali ajaran komunisme itu. Berdasarkan analisis intelijen, telah terbukti adanya proses perubahan bentuk PKI melalui berbagai metamorfosanya, termasuk link-up dengan gerakan atau aksi-aksi teroris yang marak belakangan ini.
Maka pada kesempatan ini, Danrem 064/MY mengajak kepada pemerintah, aparat TNI/Polri, masyarakat dan semua pihak untuk merapatkan barisan dan bergandengan tangan, bersatu padu, bergotong royong untuk menutup semua celah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi kemungkinan terjadinya aksi terorisme dan bangkitnya komunisme di Provinsi Banten yang sangat kita cintai ini.
Drs. Alpian Tanjung, dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi pemaparannya tentang Menjaga Keutuhan NKRI, selanjutnya dipaparkan tentang Nilai penting NKRI, Ancaman Radikalisme, Ancaman liberalisme, Ancaman komunisme dan langkah strategis yang harus diambil dalam mengatasi ancaman tersebut.

Sementara itu, H Embay Mulyasarif mengatakan bahwa faham komunis telah memecah belah syariat Islam, karena Islam tidak pernah melakukan terorisme. Karena itu bukan perilaku Islam, Islam menghargai perbedaan dan keyakinan. Pada waktu lahirnya Pancasila, pencetusnya mayoritas adalah beragama Islam, yang pada waktu itu melahirkan konsep Pancasila seperti yang kita kenal sekarang, menyatukan bangsa Indonesia walaupun ada perbedaan melalui “Bhinekka Tunggal Ika”. Akan tetapi faham Komunis berusaha untuk memecah belah dan berusaha merubah idiologi Pancasila.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif dengan peserta saresehan. Kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancer serta diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. (Penrem 064/MY Dam III/Slw)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: