KOREM 064/MY MENGGELAR PEMBEKALAN KADER PELAKSANA PROGRAM KB KES TERPADU PROVINSI BANTEN


Danrem 064/MY Kolonel Inf Endro Warsito mengatakan bahwa wilayah Korem 064/MY ini merupakan daerah percontohan dalam pelaksanaan program Kb di tingkat nasional. Namun demikian kita tidak boleh terlalu berbangga hati dan kemudian kegiatan dalam mensukseskan program KB di wilayah kita menjadi kendor, justru dengan kondisi tersebut lebih memacu kita untuk berbuat yang lebih baik lagi.

Hal tersebut disampaikan Danrem 064/MY dalam sambutan yang disampaikan ketika mengawali penyampaian sambutan pada kegiatan pembekalan Kader Pelaksana Program KB Kes Terpadu Provinsi Banten TA.2010 di Aula Makorem 064/MY Jl Maulana Yusuf No 9 Serang, hari Kamis (27/5).

Pembekalan Kader Pelaksana Program KB Kes Terpadu Provinsi Banten TA.2010 akan berlangsung selama 1 (satu) hari, dihadiri oleh Wagub Banten Bpk Drs . H. Moh Masduki, M.Si, Danrem 064/MY Kolonel Inf Endro Warsito, Kasrem 064/MY Letkol Inf Malwi Sulardi, Para Dandim, Para Kasi Korem, Ka BKKBN Provinsi Banten, Ka Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota se-Banten. Dan diikuti oleh 130 peserta terdiri dari para Danramil, 1 orang babinsa tiap Koramil, 1 orang OPBD KB Kab/Kota dan 1 orang Kader Posyandu di wilayah Korem 064/MY maupun dari Kodim Tangerang.

Lebih lanjut Danrem mengungkapkan bahwa digelarnya kegiatan pembekalan kader pelaksana program KB Kes Terpadu Provinsi Banten TA.2010 ini adalah dalam rangka menjawab tantangan untuk  mensukseskan program KB Kes di wilayah Provinsi Banten, yang semakin menuntut tingginya kualitas dan kredibilitas dari sumber daya insani yang melaksanakan program tersebut, sehingga untuk meningkatkan kemampuan personel tersebut, salah satunya adalah dengan diselenggarakannya pembekalan ini. Diharapkan melalui pembekalan ini para peserta dapat memahami dan mampu mengaplikasikan materi yang diberikan dan dapat menjadi kader pelaksana yang baik.(Penrem 064/MY)

Sementara itu dalam sambutannya Wagub Provinsi Banten Bpk Drs . H. Moh Masduki, M.Si, mengatakan bahwa sosialisasi KB terhadap remaja perlu dilaksanakan dan bukan merupakan hal yang tabu untuk dapat dimengerti dan dipahami disamping memang perlu diberikan sebagai pengetahuan bila nantinya melangkah dalam kehidupan berkeluarga dapat merencanakan dan mengendalikan pertumbuhan kelahiran dengan cukup 2 anak saja.

Selain itu jumlah kelahiran adalah sama dengan resiko kematian dari jumlah anak yang dilahirkan, untuk dapat lebih mengurangi resiko tersebut hendaknya posyandu dan KB lebih diaktifkan. Karena ada keterkaitan antara Posyandu dengan program KB.  Anggapan yang ada bahwa banyak anak banyak rejeki, itu adalah anggapan yang keliru, karena dengan banyak anak akan berpengaruh terhadap situasi ekonomi keluarga, pelayanan kesehatan, pendidikan, dll menjadi semakin berkurang.

Setelah menyampaikan sambutannya Wagub Provinsi Banten selanjutnya membuka secara resmi pelaksanaan Pembekalan Kader Pelaksana Program KB Kes Terpadu Provinsi Banten TA.2010. Dan kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pembekalan dari beberapa pembicara, yaitu dari Sekertaris BPPMD Prov Banten Bpk Kasto, Dinkes Provinsi Bpk Subli, BKKBN Provinsi Bpk Ari dan pembicara terakhir Kasi Ter Korem Letkol Inf Bahram.(Penrem 064/MY)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: